Wisata

Fakta menarik wisata candi Gedong Songo

Bagikan Artikel Ini:

Kawasan Jawa Tengah, khususnya Semarang ternyata memiliki destinasi wisata yang unik-unik dan menarik, tak hanya gedung tua misteri Lawang Sewu yang sedang populer dan membuat banyak orang penasaran dan juga aneka wisata kulinernya yang terkenal lezatnya, seperti ada lumpia, bandeng presto, bakso ikan kakap, roti ganjelan rel dan lain sebagainya.

Fakta menarik wisata candi Gedong Songo
Photo by https://interaktif.kompas.id/

Tapi kota terbesar yang kelima di Indonesia, setelah Jakarta, Surabaya, Medan serta Bandung, ini juga membawahi wilayah Bandungan, yang memiliki udara yang sejuk dan telah sejak lama terkenal menjadi tempat rekreasi keluarga yang berbeda jauh suasananya dengan kondisi kota Semarangnya yang terkesan agak panas akibat antara lain karena terdapat banyaknya pabrik-pabrik yang berdiri di kota Semarang tersebut.

Di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang, di kawasan lereng gunung Ungaran, yang sejuk dingin itu., terdapat destinasi wisata legendaris yang kini mencuat kembali menjadi hit lagi, dan populer di kalangan pengguna media sosial, yakni seperti di facebook ataupun Instagram dan lain sebagainya, yakni kawasan destinasi wisata Candi Songo. Penasaran mengapa dan ada apa di kawasan candi Songo tersebut? Simak pembahasannya lebih lanjut berikut ini.

Wisata Candi Gedong Songo

Fakta menarik wisata candi Gedong Songo
Photo by http://www.reportactual.com/

Candi Gedong Songo ini termasuk sebagai salah satu candi Hindu, meski agak berbeda dengan kebanyakan candi Hindu lainnya yang biasanya terpusat atau berbentuk melingkar tersentral di tengahnya, maka susunan arsitektur rangkaian bangunan candi Gedong Songo ini agak berbeda, yakni tersebar ke sembilan buah candinya, memajang menuju ke arah atas bukit.

Meskipun demikian masih terdapat ciri khas dari candi Gedong Songo ini yang menandakannya sebagai suatu candi Hindu, yakni bentuknya yang vertikal ramping memanjang, dengan bangunan atapnya yang berundak. Juga dengan adanya ciri khas patung lingga yoni yang merupakan lambang dewa Siwa dengan istrinya Dewi Durga atau Pravati.

Bangunan yang meninggi arah ke atas itu dimaksudkan agar dapat lebih mendekat ke langit, ke atas ke nirwana tempat tinggal para dewa. Oleh karenanya candi Hindu Gedong Songo ini pun dibangun di atas lahan perbukitan setinggi 1.200 mdpl.

Sebagaimana candi Hindu lainnya, fungsi candi Gedong Songo ini adalah sebagai tempat pemujaan bagi para dewanya. Dalam hal ini candi Gedong Songo ini dibangun untuk menyembah sang Siwa, Mahadewa beserta dengan keluarganya, yakni istrinya yang kemudian menjelma jadi Ratu Sima, dan anak mereka yakni Dewa Ganesha juga.

Fakta menarik wisata candi Gedong Songo
Photo by Billeasy on Unsplash

Candi ini juga menjadi tempat pemujaan Hanoman, yakni salah satu penjelmaan dewa Siwa yang membantu Rama, penjelmaan dewa Wisnu, yang memberi pelajaran kepada Rahwana atau Dasamuka karena memiliki 10 wajah atau muka, pemuja dewa Siwa yang setia dan telah diberi anugerah bermacam kesaktian namun lalu merasa sombong dan bahkan berani menculik Sinta, istri Rama, penjelmaan Dewi Laksmi, istri Dewa Wisnu. Nama Gedong Songo itu dalam bahasa jawa memiliki arti sebagai bangunan atau gedung yang berjumlah sembilan atau Songo.

Jarak antara satu candi dengan candi berikutnya adalah sekitar 200 meter hingga 300 meter. Cukup jauh ya jaraknya namun udaranya cukup sejuk sehingga tak akan cepat terasa lelah pada saat menelusurinya. Candi Gedong Songo ini dibangun di masa pemerintahan Syailendra, yakni di sekitar abad ke 9 di tahun 927 Masehi, oleh raja yang bernama Raja Putera Sanjaya di kerajaan Mataram Kuno.

Pemandangan indah bisa ditemui di kawasan candi Gedong Songo ini, yang berada di kaki Gunung Ungaran tersebut. Pemandangan sekitar dari candi Gedong Songo ini meliputi pemandangan ke arah Gunung Merbabu, dan Gunung Merapi, juga Gunung Telomoyo serta Rawa Pening. Tiap bangunan candinya memiliki pelataran atau halaman yang luas, mungkin hal itu dulu dimaksudkan agar dapat untuk menampung banyak orang yang akan beribadat di tempat tersebut.

Semakin ke atas maka akan semakin besar bangunan candinya. Sejak di candi yang pertama, telah terdapat pelataran yang luas mengelilingi candi, sebagai tempat yang disediakan untuk berkumpul banyak orang. Di candi yang kedua suasana dan pemandangannya unik, yakni bak seperti berada di atas awan, sehingga banyak juga para wisatawan yang melakukan foto di tempat ini, karena pemandangannya yang unik dan indah ini.

Pada candi yang ketiga, terdapat tiga buah bangunan yang terpisah. Lalu sebelum menuju ke candi yang keempat maka akan tercium bau uap belerang. Terdapat pemandian air belerang di lembah sekitar tempat tersebut. Terdapat juga lokasi bumi perkemahan di kawasan sekitarnya. Pada candi yang keempat tersebut pernah ditemukan adanya emas kuno asli dan juga perak kuno.

Kemudian setelah melewati candi yang keempat, akan menuju ke puncak bukit menuju ke lokasi candi kelima berada. Dari tempat tersebut wisatawan yang kelelahan bisa menyewa kuda dengan tarif sekitar mulai dari 25 ribu Rupiah, yang akan didampingi dengan tour guidenya untuk melanjutkan perjalanan menjelajahi candi Gedong Songo yang berikutnya. Jalur rute jalan yang dilewati oleh kuda sewaan ini terpisah dengan jalur rute jalan bagi para pejalan kaki pada saat naik, namun pada saat turun jalur rute jalannya menjadi satu.

Semakin jauh rute perjalanan sewa kudanya maka biaya sewanya akan bertambah lagi dan besar kecilnya tarif sewa kudanya juga dipengaruhi dan ditentukan oleh berat badan penunggangnya. Tarif biaya masuk ke destinasi wisata Gedong Songo ini adalah 10 ribu Rupiah per orang bagi wisatawan domestik dan sebesar 50 ribu Rupiah per orang bagi wisatawan asing, belum termasuk dengan tarif biaya masuk ke destinasi wisata lainnya yang ada juga di dalam kawasan area candi Gedong Songo ini.

Pada saat hari libur kawasan wisata ini akan sangat penuh, dan antrian kendaraan bisa mengular hingga ke jalanan mendaki. Hal yang patut diwaspadai adalah mengenai kemungkinan adanya kendaraan yang terbakar kampas remnya dan lalu tergelincir mundur, demikian juga dengan tempat parkirnya yang pada saat peak season bisa menjadi sangat penuh.

Tempat menarik sekitar candi Gedong Songo

Fakta menarik wisata candi Gedong Songo
Photo by https://lifestyle.okezone.com/

Sekitar 40 menit jarak waktu tempuh berkendara dari kota Ambarawa, atau sekitar 15 km, melewati jalan yang berliku dan berkelok, dengan derajat kemiringan jalan yang bisa mencapai hingga 40 derajat, maka sudah akan tiba di area kawasan Candi Gedong Songo dan sekitarnya, yakni di wilayah  Krajan, Banyukuning kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang ini. Berikut adalah beberapa kawasan wisata di sekitar kawasan candi Gedong Songo, baik yang masih satu kawasan di dalam area kawasan candi Gedong Songo maupun yang berlokasi di luar kawasan candi yang juga tak kalah menariknya untuk dikunjungi sebagai tempat mengisi waktu liburan, sebagai berikut.

Kawasan Wisata Bandungan

Berada di luar kawasan wisata candi Gedong Songo. Jaraknya hanya sekitar 15 menit dari kawasan candi Gedong Songo. Para wisatawan biasanya mengunjungi lokasi wisata Bandungan ini dulu sebelum menuju ke lokasi wisata candi Bandungan. Udaranya sejuk dingin.

Taman Bunga Celosia

100 meter ke arah candi dari SPBU Gedong Songo, terdapat lokasi wisata berupa taman bunga Celosia, yang dilewati oleh rute jalan menuju ke lokasi wisata candi Gedong Songo. Terdapat beberapa spot foto menarik di taman bunga ini, yakni ada replika Patung Merlion seperti yang ada di Singapura, lalu ada juga tiruan Menara Eiffel sebagaimana yang ada di Paris, serta Kincir Angin khas ala negeri Belanda, hingga spot foto indah berlatar belakang pemandangan beraneka ragam warna-warni bunga-bunga yang cantik. Tarif biaya masuknya adalah sekitar 10 ribu Rupiah per orang. Alamat lengkap tepatnya dari destinasi wisata di luar kawasan candi Gedong Songo ini adalah di Jln. Wisata Gedong Songo, KM 05, kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jam buka operasionalnya adalah mulai dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 18.00 sore. 

Pemandian Belerang Gedong Songo

Lalu berada masih di dalam kawasan candi, yakni di antara lokasi candi keempat dengan candi yang kelima, terdapat tempat pemandian air panas dan belerang. Memang terdapat mata air belerang di lokasi tersebut. Tarif biaya masuknya adalah sekitar 5 ribu Rupiah per orang. Selain itu di sekitar tempat ini terdapat juga lokasi tempat perkemahan.

Ayana Spot Foto

Suatu hal yang terbaru, maka kini di dalam kawasan candi Gedong Songo, yakni sekitar 150 meter dari lokasi candi yang pertama, agak sedikit menyimpang di samping rute perjalanan menyelusuri candi ke arah candi yang berikutnya, maka terdapat tempat spot foto yang populer di kalangan kaum milenial, para pengguna media sosial, seperti facebook atau pun Instagram, yakni tempat spot foto Ayana Gedong Songo. Tiket masuk untuk dewasa ke tempat spot foto ini adalah sebesar 20 ribu Rupiah untuk dewasa per orang, dan untuk anak-anak 10 ribu Rupiah per anak. Jika ingin berfoto biayanya 5 ribu Rupiah per spot foto, yakni yang ada berupa bubble house atau rumah bulat transparan yang berisi boneka, ada sangkar jaring putih yang dialasi karpet dan dihiasi bantal besar, ada juga balon udara Ayana, yang tarifnya untuk sekali naik per orang adalah sebesar 50 ribu Rupiah, dan lain sebagainya.

Rute Menuju Candi Gedong Songo dari Kota Yogyakarta

Selain akses dari kota Ambarawa, destinasi wisata Candi Songo ini juga bisa diakses dari kota Ungaran sejauh jarak 25 km, sedangkan kalau dari kota Semarang maka jarak tempuhnya adalah sekitar 45 km. Lokasi destinasi wisata Candi Gedong Songo ini juga bisa diakses dari kota Yogyakarta, dengan jarak waktu tempuh perjalanan selama sekitar 2 jam berkendara. Rutenya jika menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil atau sepeda motor roda dua maka dari arah pusat kota Yogyakarta, yakni dari perempatan Tugu Jogja menuju ke arah barat, melalui jalan Diponegoro, kemudian dari perempatan, lalu berbelok ke arah kanan menuju ke jalan Magelang.

Kemudian tinggal lurus saja hingga sampai di Jalan Semarang Yogyakarta yang menuju ke arah Bedono. Lalu selanjutnya ambil jalur jalan yang menuju ke arah Desa Rejosari, kemudian menyusuri jalan menuju ke arah Desa Genting. Lalu perjalanan diteruskan menuju ke Jalan KH. Ahmad Dahlan, dan Jalan Palagan, lalu juga Jalan Hadiningrat untuk selanjutnya menuju ke arah lokasi destinasi wisata Candi Gedong Songo berada  yakni di Banyukuning. Pada saat kendaraan, baik itu kendaraan roda empat mobil maupun kendaraan roda dua yakni sepeda motor hendaknya waspada dan berhati-hati terutama saat tiba di jalan yang menanjak tajam dan berliku di dekat kawasan candi Gedong Songo tersebut. Pastikan kendaraan dalam kondisi yang prima sebelumnya.

Itulah berbagai fakta menarik Candi Gedong Songo. Jangan lewatkan untuk mengunjunginya pada saat berlibur ke Semarang, Jawa Tengah.

W

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close