Air Terjun di Bali - 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable - Candi
Bagikan Artikel Ini:

Selain kaya akan keindahan pantai, Bali juga kaya akan keindahan air terjun. Cek 25 rekomendasi berikut, segera kunjungi dan abadikan momen liburan kalian.

Kalian sudah tahu rekomendasi wisata air terjun di Bali? Hmmmm… pastinya belum, bukan?

Bali menjadi pulau favorit para pelancong, baik domestik maupun internasional. Ragam alasan mendasarinya. Mulai dari suasana lingkungan yang menenangkan, ragam budaya yang unik, dan bermacam destinasi wisata yang patut kalian kunjungi.

Bagi sebagian orang, Bali memang lebih terkenal dengan keindahan pantainya. Siapa sangka, ternyata Bali juga menyimpan keindahan air terjun (curug) yang belum banyak orang mengetahuinya.

Nah, pada kesempatan kali ini, kalian termasuk beruntung karena akan mengetahui rekomendasi air terjun Indonesia, lebih tepatnya 25 air terjun yang ada di Pulau Dewata, Bali. Ke-25 rekomendasi ini bisa kalian jadikan wish list liburan yang mengasyikkan. Check it out !

25 Rekomendasi Wisata Air Terjun di Bali

Berwisata ke Bali, khususnya ke pantai memang tidak membosankan. Banyak pantai yang kalian pun akan takjub ketika mengunjunginya. Namun, bagi kalian yang ingin menikmati wisata alam baru, selain eksotisnya pantai Bali, 25 rekomendasi wisata air terjun di bali ini rekomen untuk kalian jelajahi.

1. Air Terjun Tibumana

Sebagai destinasi wisata yang family-friendly, masih banyak wisatawan yang belum mengetahui pesona air terjun Tibumana. Selain air terjun Tibumana terkenal dengan air terjun kembar yang berdampingan secara simetris, juga menyimpan cerita menarik, loh.

Ada sebuah gua di balik air terjun Tibumana sebagai jalan pintas menuju Pura Gua Raja Besakih. Menurut kepercayaan warga sekitar, juga ada tempat pesiraman niskala. Sayangnya, kalian tidak bisa masuk ke dalamnya.

Tapi, tenang saja, jika kalian ingin bermain air, itu sangat recommended. Debit airnya tidak terlalu deras, sehingga akan menciptakan kenyamanan. Nikmatilah dengan gemericik air dan pemandangan pohon-pohon yang tingginya 20 meter-an.

Air Terjun di Bali - 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable - Candi
Air Terjun di Bali – 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable – Candi

Alamat: Desa Apuan, Kabupaten Bangli.

Biaya masuk kawasan: Rp 15.000 per orang.

Jam operasional: 06.00 – 18.00, senin-minggu.

2. Air Terjun Banyumala

Kurang lengkap rasanya jika main-main air kalian hanya ke Danau Buyan, Singaraja. Cobalah untuk mengunjungi air terjun terdekat darinya, yaitu air terjun Banyumala.

Salah satu destinasi tersembunyi ini memiliki wujud aliran air terjun yang terpecah menjadi dua jalur pada bagian bawahnya. Hal ini membuat seolah-olah ada dua air terjun, padahal hanya satu.

Bentangan air terjunnya lumayan luas, yaitu sekitar 20 meter. Pada bagian bawah tempat air jatuh ada lubang  yang diameternya 15 meter. Lubang ini terbentuk secara alami yang kemudian menjadi kolam.

Alamat: Desa Pakraman Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali 81161.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 per orang.

Jam operasional: 08.00 – 17.00, senin-minggu.

3. Air Terjun Peguyangan

Pernah mendengar infinity pool ? Kolam yang memberikan efek refleksi visual yang luasnya tidak terbatas. Rasa-rasanya, kalian bisa menikmatinya saat berkunjung ke air terjun Peguyangan.

Letak Peguyangan berbeda daripada lainnya. Air terjun Peguyangan terletak di area pantai, tepatnya di tepi tebing yang berdampingan dengan pura.

Menurut warga sekitar, air Peguyangan termasuk air suci, karena letaknya yang berdampingan dengan pura. Nah, jika mendengar pendapat tersebut, apakah kalian yakin untuk tidak menikmati keindahan Peguyangan?

Alamat: Desa Batu Kandik, Nusa Penida, Kab. Klungkung, Bali.

Biaya masuk kawasan: gratis.

Jam operasional: 24 jam setiap hari. 

4. Air Terjun Tegenunga

Berbeda dengan rekomendasi sebelumnya, air terjun Tegenungan justru menjadi air terjun yang lumayan populer. Ini karena letaknya tidak jauh dari Bali Bird Park dan Ubud, serta termasuk ke dalam kawasan dataran rendah. Sehingga, banyak wisatawan yang tertarik untuk menikmati keindahan Tegenungan, terlebih saat musim liburan.

Fasilitas yang ada juga lengkap. Mulai dari area parkir, warung jajan makanan dan minuman, serta toko cinderamata. Jadi, kalian bisa berwisata sekaligus memberikan cinderamata untuk orang-orang yang kalian sayang.

Alamat: Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 hingga Rp 20.000..

Jam operasional: 06.30 – 18.30, setiap hari.

5. Air Terjun Gitgit

Berswa foto dengan latar belakang air terjun Gitgit sepertinya seru. Bayangkan saja dulu, air terjun ini memiliki ketinggian 48 meter, loh, ini menjadi salah satu yang tinggi.

Kalian juga bisa foto dengan satwa yang ada di Gitgit. Banyak monyet yang tanpa kalian sadari, ikut berenang bersama kalian. Nah, sayang kan jika momen seperti ini tidak kalian abadikan.

Tapi tenang saja, monyet-monyet tersebut tidak akan mengganggu kalian. Bahkan, banyak turis yang takjub dengan ekosistem dan keindahan Gitgit. Maka tak heran, Gitgit menjadi tempat wisata yang touristy.

Alamat: Jalan Raya Bedugul-Singaraja, Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali Utara.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 untuk anak-anak dan Rp 20.000 untuk dewasa.

Jam operasional: 24 jam, setiap hari.

6. Air Terjun Munduk

Dalam satu kecamatan ada dua air terjun yang bisa kalian kunjungi, air terjun Munduk dan air terjun Melanting. Dari keduanya, Munduk lah yang lebih dulu populer. Hal ini karena Munduk memang terkenal sebagai ‘Niagara-nya Bali’.

Jika kalian mengunjungi destinasi yang satu ini, kalian akan takjub dengan kesempurnaan kombinasi Munduk. Ada vegetasi alami, udaranya sejuk, ekosistemnya menyenangkan, dan air kolam jernih yang multi fungsi.

Selain air kolamnya menenangkan juga mengandung sulfur dan belerang yang berguna untuk menyembuhkan penyakit kulit. Sungguh takjub niat manfaat air terjun ini, ya?

Kurang afdol rasanya jika kalian tidak mengabadikan air terjun terbaik yang ada di Kabupaten Buleleng. Meskipun tingginya rata-rata, yaitu sekitar 20 meter-an, namun air terjun ini diapit oleh tebing raksasa dengan pepohonan lebat. Eksotis untuk kalian kenang.

Alamat: Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

Jam operasional: 06.00 – 18.00, setiap hari.

7. Air Terjun Sekumpul

Jika air terjun Gitgit saja sudah termasuk tinggi, air terjun Sekumpul justru melebihi. Tinggi air terjun Sekumpul sekitar 100 meter. Bisa dibilang, tinggi Sekumpul menjadi tertinggi dibanding lainnya.

Kendati demikian, akses ke medan Sekumpul menjadi yang paling terjangkau dan lumayan jauh, 76 km dari Kota Denpasar. Tapi, jangan khawatir, karena pasti akan ada pemandangan menarik yang bisa kalian nikmati.

Ya benar, jika kalian sudah berhasil melewati trek yang penuh tantangan tersebut, setidaknya kalian bisa melihat 7 air terjun dalam satu kawasan. Wisatawan asing sering menyebutnya dengan Seven Points Waterfall. Kece untuk kalian jelajahi kan?

Dengan keindahan yang luar biasa, tak jarang wisatawan mengabadikan momen liburan sekaligus menjadikan Sekumpul sebagai tempat pre-wedding. Wow, apakah kalian yang ingin membangun rumah tangga ingin menjadikan Sekumpul sebagai medium momen bersejarah kalian dengan pasangan?

Air Terjun di Bali - 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable - Candi
Air Terjun di Bali – 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable – Candi

Alamat: Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 untuk WNI dan Rp 20.000 untuk WNA.

Jam operasional: 08.00 – 17.00, setiap hari.

8. Air Terjun Melanting

Jangan pernah kalian menyepelekan liburan dengan menikmati air terjun. Terlebih air terjun yang ada di Pulau Dewata.

Saat kalian memiliki niat untuk pergi ke Munduk, akan dua destinasi wisata yang bisa kalian jelajahi. Ya, air terjun Melanting memang memiliki jarak yang tidak jauh dengan air terjun Munduk. Mungkin jaraknya hanya sekitar 1 km.

Meskipun belum sepopuler Munduk, tetapi Melanting tidak kalah instagenic, loh. Coba lihat dokumentasi Melanting tersebut, indah kan? Rekomen untuk cuci mata seraya menikmati air, suasana sejuk, dan hamparan kebun cengkeh, kopi, serta pepohonan asri.

Belum cukup hanya menikmati keindahan Melanting, kalian bisa juga menikmati kulineran. Lantaran, ada banyak warung yang akan menolong kalian mengisi perut kosong.

Alamat: Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3000 untuk anak-anak.

Jam operasional: 24 jam, setiap hari.

9. Air Terjun Blemantung

Umumnya, berwisata itu memang ramai, tetapi beda dengan yang satu ini. Meskipun sebagai tempat wisata, air terjun Blemantung masih sepi, loh. Kalian bisa semakin puas menikmati pesona alam dan berswafoto ria.

Blemantung semakin indah menjadi tempat destinasi karena ada perpaduan yang cukup unik. Ada pura dan air terjun, yang mana keduanya menjadi perpaduan objek budaya dan alam. Selain itu, ada dua tebing dan perkebunan kopi yang menghadirkan kesan eksotis.

Coba, mana ada wisata air terjun di bali yang menawarkan perpaduan tersebut? Sangat jarang, bukan? Jadi, jangan sampai kalian menyia-nyiakannya, ya?

Alamat: Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Biaya masuk kawasan: gratis.

Jam operasional: 08.00 – 18.00, setiap hari.

10. Air Terjun Aling-Aling

Kalian tidak perlu pindah destinasi jika dalam satu destinasi saja sudah ada paket komplit. Maksudnya gimana? Air terjun Aling-Aling menawarkan paket komplit, yaitu paket liburan yang menenangkan dan paket liburan yang menantang adrenalin.

Kalian bebas menikmati gemericik air dari ketinggian 35 meter dan tenangnya berenang pada kolam dengan kedalaman 2-4 meter. Kalian bebas untuk melompat dari atas air terjun yang memacu adrenalin.

Pun, kalian bebas untuk mengambil foto, karena air Terjun Aling Aling lumayan unik, satu air terjun terbelah menjadi dua, satu untuk debit air deras, satu untuk debit air biasa. Jika melihat secara langsung, mungkin kalian akan kurang ngeh. Namun, jika kalian melihat dari hasil foto, pasti akan terlihat jelas perbedaannya.

Alamat: Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 5.000.

Jam operasional: 07.00 – 17.00, setiap hari.

11. Air Terjun Nungnung

Nge road trip tapi tidak mampir ke tempat wisata? Hmmm sayang sekali.

Saat kalian melakukan road trip, kalian bisa sekaligus mengunjungi air terjun Nungnung yang tingginya 50 meter dan sudah dikelola resmi oleh pemerintah setempat, loh. Letaknya antara Bedugul dan Ubud. Jadi, sangat pas menjadi tempat pemberhentian yang menyenangkan, apalagi ada gazebo sebagai tempat beristirahat.

Bagusnya lagi, saat kalian ke Nungnung, akan melewati sawah hijau subur dan perkebunan. Tidak ketinggalan, saat selesai dari Nungnung, kalian bisa sekaligus menikmati sensasi jembatan Tukad Bangkung yang diklaim sebagai jembatan tertinggi se Asia.

Alamat: Desa Nungnung, Kecamatan Petang, Badung.

Biaya masuk kawasan: Rp 3.000.

Jam operasional: 08.00 – 18.00, setiap hari.

12. Air Terjun Jembong

Setelah satu minggu penuh bekerja, saatnya kalian menikmati masa liburan. Nah, tapi liburan kali ini akan sangat unik. Selain kalian merasakan hawa sejuk air terjun, juga bisa merasakan hawa sejuk perkebunan.

Ya, air terjun Jembong memang terletak di dataran tanah miring, bukan berada pada kemiringan 90 derajat, melainkan berada pada kemiringan sekitar 75 derajat. Air terjun Jembong semakin indah dengan adanya perkebunan coklat.

Untuk mengabadikan keadaan eksotisnya Jembong, ada dua spot foto menarik. Bagian pertama dengan latar belakang aliran trapping yang tingginya 15 meter. Sedangkan, bagian kedua pada bagian bawah dengan latar belakang kolam alami yang dalamnya 1 meter.

Alamat: Desa Nungnung, Kecamatan Petang, Badung.

Biaya masuk kawasan: sukarela.

Jam operasional: 07.00 – 17.00, setiap hari. 

13. Air Terjun Lemukih

Nyatanya, air terjun yang ada di Bali lumayan banyak yang memiliki aliran air lebih dari satu. Selain air terjun Jembong dan air terjun Banyumala, air terjun Lemukih juga memiliki aliran lebih dari satu. Ada tiga aliran air terjun Lemukih, yang satu alirannya memiliki tinggi 4 meter, sementara 2 lainnya tertutup semak belukar.

Kendati demikian, pemandangan indah masih tetap terpancar. Bahkan, saat weekend tiba, banyak wisatawan domestik maupun mancanegara menghabiskan akhir pekan di air terjun Lemukih.

Jika kalian ingin kesini, aksesnya pun cukup mudah. Kalian hanya perlu berjalan kaki sekitar 200 meter untuk menikmati udara sejuk dan jernihnya air terjun. Tak cukup menikmati air terjun, kalian bebas untuk menikmati suasana berenang pada kolam Lemukih.

Alamat: Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 (WNI) dan Rp 15.000 (WNA).

Jam operasional: 07.00 – 17.00, setiap hari.

14. Air Terjun Yeh Mempeh

Dari namanya memang masih terdengar asing. Nyatanya juga demikian. Masih belum banyak orang mengetahui keberadaan air terjun Yeh Mempeh, baik secara langsung maupun dari media sosial.

Sehingga, sampai saat ini Yeh Mempeh menjadi air terjun bali yang masih perawan. Padahal, saat kalian sampai di lokasi, kalian akan disambut oleh air terjun yang tingginya 30 meter dan rindangnya pepohonan. Yakin, pasti kalian akan betah berlama-lama.

Alamat: Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 (WNI) dan Rp 15.000 (WNA).

Jam operasional: 07.00 – 17.00, setiap hari.

15. Air Terjun Tembok Barak

Ada yang tahu keunikan air terjun Tembok Barak? Tembok adalah dinding dan barak adalah merah. Air terjun ini memang unik daripada lainnya, karena dikelilingi oleh tebing tinggi yang berwarna merah.

Meskipun unik, tetapi masih banyak orang yang belum mengetahui keberadaan air terjun Tembok Barak. Nah, cobalah kalian mengunjunginya dan abadikan momen liburan kalian pada sosial media, agar semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan pemandangan air terjun yang instagenic ini.

Jika dari pusat kota, kalian hanya perlu menempuh perjalanan antara 1 hingga 1,5 jam. Cukup dekat bukan?

Alamat: Gang Cengkeh, Sambangan, Sukasada, Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000.

Jam operasional: 08.00 – 18.00, setiap hari.

16. Air Terjun Carat

Hampir mirip dengan air terjun Banyumala yang memiliki dua aliran, air terjun Carat juga memiliki dua aliran, bahkan dua air terjun. Satunya berukuran lumayan besar, satunya lagi berukuran lebih kecil.

Bagi kalian, jangan sampai melewatkan momen terbaik saat mengunjungi air terjun Carat. Kalian bisa mengabadikan dua air terjun ini dari jarak jauh, untuk menjaga keselamatan berwisata. Lantaran yang ukurannya besar memiliki debit air yang cukup deras.

Alamat: Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Singaraja.

Biaya masuk kawasan: -.

Jam operasional: -.

17. Air Terjun Kanto Lampo

Tes adrenalin kalian dengan memanjat tebing-tebing air terjun Kanto Lampo. Ya, mungkin ini menjadi keistimewaan tersendiri daripada lainnya, karena kalian bisa memanjat tebing Kanto Lampo yang bentuknya mirip terasering dan tidak terlalu tinggi.

Air Terjun di Bali - 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable - Candi
Air Terjun di Bali – 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable – Candi

Penasaran kan, coba saja dan tetap hati-hati ya? Kalau sudah sampai, jangan lupa abadikan momen istimewa tersebut.

Selain itu, kalian tetap harus menjaga kebersihan Kanto Lampo. Air Kanto Lampo menjadi sumber air minum warga sekitar dan termasuk keramat.

Alamat: Jalan Kanto Lampo, Beng, Kecamatan Gianyar, Bali.

Biaya masuk kawasan: Rp 20.000 per orang.

Jam operasional: 08.00 – 17.30.

18. Air Terjun Leke Leke

Apakah air terjun Leke Leke termasuk air terjun terkenal ? Sepertinya iya. Leke Leke menjadi destinasi yang sedang naik daun, loh, lantaran dikelilingi oleh tebing yang penuh dan hijau rimbun.

Membayangkan dari gambar saja rasanya private, surgawi dan menyenangkan, ya? Memang. Walau ramai, tetapi saat kalian kesana pada hari kerja, suasana private waterfall akan semakin kalian rasakan dan foto-foto pun semakin menyenangkan.

Alamat: Banjar Mekar Sari, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Biaya masuk kawasan: Rp 20.000 per orang.

Jam operasional: 07.00 – 17.00.

19. Air Terjun Tukad Cepung

Terkenal dalam kalangan travel influencer, ternyata air terjun Tukad Cepung menghadirkan keindahan surgawi yang bikin kalian takjub. Bentuknya cukup unik, seperti canyon atau ngarai, yaitu air terjun yang diapit oleh tebing-tebing batu menjulang tinggi.

Datang dan potretlah pemandangan yang instagramable ini saat pukul 08.00 hingga 09.00, agar kalian bisa mendapatkan sinar matahari. Hasil foto eksotis dan saatnya memuaskan hasrat untuk bermain air. Mungkinkah air terjun Tukad Cepung menjadi air terjun terindah yang akan kalian temui?

Alamat: Bali Tengah, Kabupaten Bangli.

Biaya masuk kawasan: Rp 15.000 per orang.

Jam operasional: 08.00 – 17.00.

20. Air Terjun Banyu Wana Amertha

Kalian sudah pernah berkunjung ke air terjun Kanto Lampo? Banyu Wana Amertha ini bentuknya mirip-mirip Kanto Lampo. Bedanya, terasering Banyu Amertha lebih banyak dan terlihat bertumpuk-tumpuk, daripada Kanto Lampo.

Tumpukan aliran air ini menghadirkan kesan unik, padahal hanya berasal dari satu aliran. Selain itu, jaraknya juga tidak jauh dari Kanto Lampo dan Gitgit, loh. Mau kesana sekaligus?

Alamat: Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 10.000 (WNI) dan Rp 20.000 (WNA).

Jam operasional: 08.00 – 18.00.

21. Air Terjun Goa Rang Reng

Asal penamaan air terjun Goa Rang Reng karena terdapat sebuah goa yang bernama “Goa Rang Reng” pada bagian atas air terjun. Selain itu, pada bagian hulu sungai terdapat sungai campuhan untuk upacara adat masyarakat sekitar, yaitu upacara Melukat (membersihkan dari hal-hal negatif).

Untuk kalian yang ingin kesini, gunakan saja kendaraan pribadi untuk memudahkan akses jalannya dan tetaplah menjaga sopan santun serta menghargai adat setempat ya? Happy holiday.

Alamat: Banjar Gitgit, Desa Bakbakan, Kabupaten Gianyar, Bali.

Biaya masuk kawasan: Rp 5.000.

Jam operasional: 07.30 – 17.00.

22. Air Terjun Dusun Kuning

Bagi kalian traveller Jabodetabek, khususnya Bogor, jangan lupa selain berkunjung ke Curug Nangka, Bogor, juga berkunjung ke air terjun Dusun Kuning, Bali. Sekilas air terjun ini memiliki kemiripan, loh. Sama-sama memiliki bebatuan yang eksotis untuk kalian dokumentasikan.

Jaraknya juga tidak jauh. Dari arah Bangli menuju ke Taman Bali, kurang lebih 3 KM. Kemudian, jalan sampai menemui pertigaan dan ambil arah kanan, lanjut menemui pertigaan (pabrik “NON MIN”) dan belok kanan ke dekat pemukiman warga.

Setelah menemui pemukiman waga, kalian harus berjalan kaki kurang lebih 300 meter. Gunakan petunjuk jalan alami (tanya ke warga sekitar) atau petunjuk jalan buatan (GPS).

Alamat: Dusun Kuning, Bangli.

Biaya masuk kawasan: sukarela.

Jam operasional: 09.00 – 17.30.

23. Air Terjun Kroya

Bersebelahan dengan Aling-Aling, ada air terjun Kroya yang menawarkan sensasi gembira. Ya, kalian bisa bermain-main air dan perosotan ketika mengunjungi Kroya. Banyak bebatuan yang cukup landai untuk perosotan, namun tetap harus menjaga keamanan berwisata.

Bagi kalian yang hobi hunting, jangan pernah lupa untuk memotret keindahan Kroya, ya! Mengambil gambar dari atas lumayan bagus untuk kalian unggah ke media sosial, loh. Lihat contoh foto air terjun Kroya tersebut, indah kan?

Alamat: Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: Rp 7.000.

Jam operasional: 08.00 – 17.00.

24. Air Terjun Terindah di Bali : Cemara

Pasti sudah bisa menebak kenapa air terjun ini namanya air terjun Cemara? Ya, betul, karena banyak pohon cemara yang tumbuh.

Ada mitos yang cukup hype bahwa ketika ada pasangan yang berkunjung ke air terjun Cemara, hubungannya bisa langgeng. Apakah kalian percaya dan sudah membuktikannya?

Tapi, perlu kalian perbaiki juga niatnya jika berkunjung ke air terjun Cemara. Jangan karena ingin membuktikan mitos, tetapi karena ingin menikmati ciptaanNya yang sungguh membuat hati berdesir kagum.

Air terjun Cemara menyuguhkan suasana yang menenangkan, air yang menyegarkan, dan kesan yang alami atas adanya rimbun pepohonan. Begitupun ketika kalian bermain di kolam, pasti sungguh mengasyikkan.

Tak heran jika air terjun ini menjadi salah satu tujuan wisata air terjun terindah di Bali

Alamat: Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Biaya masuk kawasan: -.

Jam operasional: 08.00 – 17.00.

25. Air Terjun Pantai Melasti, Tanah Lot

Romantisme muda mudi yang baru saja menikah, sepertinya harus mengunjungi air terjun Pantai Melasti, Tanah Lot. Kenapa? Karena kalian bisa menikmati air terjun yang letaknya di tepi pantai, sekaligus menikmati sunset saat petang hari.

Air Terjun di Bali - 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable - Candi
Air Terjun di Bali – 25 Spot Foto Air Terjun di Bali yang Super Instagramable – Candi

Namun, ide ini juga tidak terbatas pada pasangan muda yang baru menikah lho ya. Kalian yang sudah menikah lama dan ingin merasakan bulan madu kembali, masih recommended.

Sebetulnya, tempatnya memang mirip air terjun yang ada di Jogja. Hanya saja, kalian bisa sekalian mengunjungi pantai Tanah Lot, Bali yang selama ini menjadi salah satu icon Bali. Pasti juga ada kesan beda yang kalian rasakan.

Alamat: Beraban, Kediri, Tabanan, Bali.

Biaya masuk kawasan: Rp 8.000 (dewasa) dan Rp 3.000 (anak-anak)

Jam operasional: 07.00 – 19.00.

Bali memang bukanlah pulau yang kehabisan tempat wisata. Selalu saja ada tempat wisata baru, yang bahkan belum terekspos banyak media. Kalian pun mungkin sedikit tercengang membaca tulisan ini, yang ternyata banyak harta karun Bali yang wajib kalian jelajahi, yaitu wisata air terjun.

Menariknya lagi, semua lokasinya hampir berdekatan, ada yang hanya berjarak 1 KM antara satu destinasi dengan destinasi lainnya. Bahkan, dalam satu kecamatan bisa lebih dari satu destinasi yang bisa kalian kunjungi.

Itulah rekomendasi 25 wisata air terjun di Bali yang bikin kalian memiliki banyak foto keren. Segera tentukan jadwal dan happy holiday!

 

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Candi (@candi.id.official)




FAQ :

1. Apakah tiket masuk ke air terjun gratis?

Ada beberapa destinasi yang gratis dan berbayar. Sebaiknya pastian dahulu sebelum berkunjung.

2. Berapa lama jarak tempuh dari kota ke air terjun?

sekitar 1 sampai 2 jam

3. Apakah buka samapi malam hari?

Tidak

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *