Biji Kopi - Candi
Bagikan Artikel Ini:

Siapa yang tak menyukai kopi? Minuman berwarna hitam ini kerap jadi pendamping dessert dan teman ngobrol. Kandungan kafeinnya mampu membuat peminumnya begadang tak takut kantuk menyerang. Indonesia sendiri dikenal sebagai penghasil biji kopi terbaik di dunia.

Ada beberapa biji kopi nusantara yang juga diekspor dan dihargai dengan nilai tinggi.

Berikut 10 Daftar Biji Kopi yang Sangat Diminati Masyarakat Indonesia saat ini:

1. Kopi Kintamani

Kopi Kintamani - Candi

Kopi Kintamani ditanam di kawasan Kintamani Bali. keberadaanya dekat dengan danau Batur dengan ketinggian 900 mdpl.  Kopi kintamani dikenal cocok untuk mereka yang suka dengan kopi ringan. Ciri khas dari kopi Kintamani adalah adanya rasa fruity didalamnya seperti rasa jeruk. Rasa ini bukanlah tambahan melainkan terjadi secara alami. Sistem penanaman kintamani biasa ditempatkan bersebelahan dengan pohon jeruk.

Hal inilah yang membuat aroma jeruk terasa saat mencicipi kopi kintamani. Tingkat keasaman dari kopi kintamani ialah sedang. Pengolahannya dilakukan secara tradisional sehingga kopi berasa ringan dengan aroma jeruk yang khas. Kopi kintamani sudah banyak didengar oleh warga asing. Hal ini karena sejak tahun 1825 kopi Kintamani sudah diekspor ke Amerika Serikat.

Kopi kintamani juga tidak terlalu pahit. Kopi ini ditanam dengan sistem tumpang sari yang mana pengairannya dilakukan secara tradisional. Kopi kintamani juga memiliki sertifikat Indikasi Geografis Unik. kopi ini memiliki sertifikat hak atas kekayaan intelektual juga. Kelebihan lain dari kopi kintamani adalah tahan terhadap hama. Selain itu produktivitasnya tinggi dan berbuah lebat.

2. Kopi Toraja

Ciri dari kopi Toraja tidak beraturan dengan warna coklat. Kopi toraja merupakan jenis robusta yang memiliki rasa pahit dan kuat. Sensasi pahit dalam kopi ini hanya terasa saat Anda meneguknya saja. Kopi toraja juga tersedia dalam jenis arabika dengan keasaman rendah.

Tanaman kopi ini biasa ditanam di kawasan pegunungan dengan ketinggian 1400-2100 mdpl. Kopi Toraja ditanam di pegunungan Sasean yang tanahnya berupa tanah vulkanik. Aroma kopi ini tidak terlalu tajam namun lembut yang memikat.

Manfaat kopi Toraja beragam ada yang mampu melancarkan peredaran darah dan menghilangkan nyeri pada tubuh. Selain itu kopi Toraja juga mampu membuang lemak jenuh pada tubuh dan memberi tubuh perlindungan agar selalu bugar dan menjaga kesehatan otak.

3. Kopi Flores Bajawa

Kopi Flores Bajawa ditanam di atas tanah gunung berapi dengan memanfaatkan pupuk alami tanpa pestisida.  Kopi Bajawa ditanam di dataran tinggi gunung Api Abulabo dan Inerie. Kira-kira antara 1000-1550 mdpl dengan rata-rata suhu 15-25 celsius.

Cita rasa kopi Bajawa ialah memiliki aroma kuat yang bernuansa bunga. Tak hanya itu saja kopi ini memiliki keasaman sedang namun kental. Tak jarang kopi flores bajawa juga mengeluarkan aroma tembakau pada aftertaste kopi ini juga memiliki cita rasa kacang.

Kopi flores bajawa cocok untuk Anda yang takut asam lambung akan naik. Kopi ini juga terdaftar sebagai produk Indikasi Geografis sejak 28 Maret 2012. Selain itu kopi Flores Bajawa dilindungi secara hukum karena karakteristiknya yang khas dan berbeda.

4. Kopi Jawa

Kopi Jawa dikenal sejak abad 18. Kopi ini merupakan kopi asli tanah air dan merupakan primadona sejak 1.700. Pada 1726 kopi Jawa diakui dunia sebagai kopi dengan cita rasa dan aroma yang khas.

Ciri dari kopi jawa ialah memiliki ukuran biji yang kecil ketimbang kopi robusta. Kopi jawa memiliki aroma rempah yang tipis. Biarpun begitu kopi jawa memiliki tingkat kekentalan dan keasaman yang medium sehingga seimbang.

Bila dibandingkan dengan kopi lainnya kopi Jawa tidaklah sekuat kopi Sumatera maupun Sulawesi. Cara pengolahannya sendiri menggunakan metode giling basah. Kopi ini memiliki rasa pekat, kuat dan kopi manis.

Kopi jawa dulunya dibudidayakan di tengah pegunungan Ijen serta bagian ujung timur pulau Jawa dengan ketinggian 1400 mdpl. Uniknya pada tahun 1876 kopi Jawa hampir lenyap karena diserang oleh jamur Hemilia Vastatrix. Untungnya kopi ini bisa ditanam kembali setelahnya.

5. Kopi Luwak

Kopi luwak sering diklaim sebagai top kopi. Harganya pun tidak main-main bisa mencapai jutaan rupiah. Kopi luwak sendiri ditemukan pertama kali pada abad ke 18 saat penjajahan Belanda. Kolonial Belanda membuka lahan untuk perkebunan kopi namun pribumi dilarang untuk memetik buahnya. Akhirnya tercipta ide yakni menyuruh musang yang hobi makan buah kopi untuk memetiknya.

Hewan ini hanya mencerna daging kopi saja sementara bijinya dikeluarkan bersama kotoran. Para pribumi tersebut kemudian memungut biji itu, dicuci, disangrai hingga ditumbuk layaknya kopi. Kopi luwak menjadi kopi termahal di dunia yang mana bila di Inggris dihargai 70 poundsterling atau 10 juta rupiah per kilogramnya.

Kopi ini bila dikonsumsi mampu mencegah kanker payudara, diabetes bahkan batu empedu. Kopi luwak juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina tubuh dan melindungi gigi dan mulut. Kopi luwak juga dikenal sebagai sumber antioksidan yang baik untuk melindungi tubuh dari bakteri dan virus.

6. Kopi Mandailing

Kopi aroma ini sering disebut dengan Mandheling. Kopi ini biasa ditanam pada ketinggian 900-1400 meter diatas permukaan laut.  Mandailing sendiri diambil dari nama etnis yang ada di Sumatera. Walaupun begitu kopi ini memang pertama kali ditanam di kawasan Mandailing Natal yang dekat dengan perbatasan Sumut dan Sumbar.

Kopi mandailing memiliki tingkat keasaman rendah namun kekentalannya cukup tinggi. Setelah ditelan kopi ini akan meninggalkan rasa manis seolah penawar lidah saat mencicipi kopinya yang kental. Aroma dari kopi Mandailing adalah Floral yang wangi.

Kopi ini sering dijadikan bahan dasar Espresso, Coffee Latte atau Americano. Kopi mandailing pernah diulas oleh penikmat kopi yakni William H Ukers yang menyatakan bahwa kopi Mandailing merupakan salah satu kopi terbaik di dunia.

7. Kopi Wamena

Kopi Wamena berasal dari tanah Papua yakni kawasan Wamena. Kopi ini adalah varietas dari India.  Budidaya kopi ini dilakukan dengan cara organik atau tanpa bahan kimia sama sekali. Kopi Wamena dikenal memiliki rasa lembut dan balance.

Walaupun aromanya sangat kuat namun jarang dimiliki oleh jenis kopi lainnya di Indonesia. Tekstur kopi Wamena halus dengan Biji kopi arabika yang wangi. Tak hanya itu saja kopi Wamena memiliki kadar kafein dan keasaman yang rendah.

Kopi Wamena biasa memiliki rasa manis dengan sensasi floral. Keunikan ini membuat kopi Wamena juga sering dijadikan house blend. Apalagi aroma coklat dan floral yang cukup harus mampu memikat pecinta kopi.

Kopi Wamena ditanam pada ketinggian 1.200-1.600 mdpl dengan suhu 15 celcius saat malam hari. Umumnya semakin tinggi tanah maka tanaman kopi yang tumbuh juga akan semakin baik pula. Kopi wamena memiliki aftertaste yang terasa smokey. Kopi Wamena juga memiliki flavor note cenderung earthy. Tak heran bila kopi arabika ini juga diburu penikmat kopi.

8. Kopi Lanang

Kopi umumnya memiliki dua sisi yang sering disebut dengan dikotil. Berbeda dengan kopi lanang yang hanya memiliki satu biji atau sisi saja yang disebut dengan monokotil.

Kopi lanang bisa dianggap sebagai kelainan yang disebabkan oleh hal-hal berikut :

  1. Adanya kelainan genetika
  2. Usia pohon kopi yang telah lebih dari 10 tahun
  3. Penyerbukan putik bunga yang belum optimal
  4. Adanya ketidakseimbangan zat sehingga munculah malnutrisi

Meskipun tergolong dalam kopi yang memiliki kelainan namun kopi lanang dibanderol dengan harga tinggi. Hal ini karena kelangkaan akan jenis kopi ini. Kopi lanang umumnya mengandung kafein sebesar 2.1% lebih banyak ketimbang kopi pada umumnya.

Kopi lanang sendiri berasal dari Jawa Timur. Kopi ini dikenal mampu meningkatkan vitalitas para pria sehingga disebut sebagai kopi lanang. Harga kopi lanang di pasaran lumayan mahal bahkan sempat diekspor ke Amerika dan Jepang.

9. Kopi Sidikalang

Terakhir ada kopi sidikalang yang menjadi primadona dari Sumatera. Kopi ini dihasilkan dari kabupaten Dairi di kawasan Sidikalang, Sumatera Utara. Kopi Sidikalang termasuk jenis robusta dengan kadar kafein mencapai 70-80 %. Kopi Sidikalang dikenal memiliki keasaman yang rendah dibandingkan kopi lainnya.

Rasa pahit dari kopi ini seperti cokelat yang memikat peminumnya. Tak heran bila kopi sidikalang dikenal memiliki cita rasa coklat dengan sedikit rasa manis. Wanginya juga tidak terlalu tajam. Sementara tekstur dari kopi ini sedikit kasar dan cocok untuk Anda yang suka dengan kopi beraroma sedang.

Selain itu daya tahan rasa kopi yang tertinggal di mulut dan tenggorokan atau biasa dikenal dengan after kopi sidikalang ini long after taste.  Artinya rasa kopi setelah ditelan tidak mudah hilang begitu saja. Kopi Sidikalang cocok juga dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah lambung.

10. Kopi Gayo

Kopi Gayo - Candi

Kopi Gayo ditanam di dataran tinggi Gayo yang berada di Aceh.  Kopi ini berada di atas ketinggian 1200 mdpl dengan tekstur tanah vulkanik yang subur. Saking terpesonanya dengan kopi Gayo warna Belanda menamainya dengan tanaman masa depan.

Kopi Gayo sangat terkenal di luar negeri bahkan menyandang beberapa sertifikat diantaranya adalah Gayo Fair Trade. Dalam budidayanya hingga pengolahan kopi Gayo dilakukan secara organik tanpa bahan kimia.

Ciri dari kopi ini adalah memiliki aroma wangi yang khas dan termasuk dalam kopi termahal di dunia. Minum 3 gelas kecil kopi Gayo dapat mencegah kanker kulit. Bila rutin mengkonsumsi 4 gelas kecil kopi Gayo sehari mampu menurunkan resiko terkena diabetes.

Kopi Gayo juga bisa dijadikan minuman penambah stamina sehingga tubuh bersemangat kembali. Minum kopi Gayo juga menjaga mood dan menurunkan stres yang sedang dialami. Kesehatan hati juga ikut terjaga bila mengkonsumsinya.

Ternyata kopi memiliki banyak perbedaan bila ditanam di beberapa wilayah. Walaupun sama-sama jenis arabika maupun robusta namun setiap kopi memiliki ciri khasnya sendiri. Biarpun begitu kopi Indonesia ini telah banyak diekspor ke berbagai negara dan diakui kenikmatannya.

Untuk mendapatkan kopi kualitas terbaik maka pilihlah dalam bentuk biji kopi. Hindari untuk menyimpan biji kopi dalam freezer atau kulkas. Jangan lupa untuk melakukan penyeduhan yang benar.

Nah, dari daftar di atas, manakah biji kopi yang sangat Anda sukai atau pernah Anda coba sebelumnya?

Berikut 10 daftar biji kopi yang sangat diminati masyarakat Indonesia saat ini:

1. Kopi Kintamani 2. Kopi Toraja 3. Kopi Flores Bajawa

Kopi lanang bisa dianggap sebagai kelainan yang disebabkan oleh hal-hal berikut :

a. Adanya kelainan genetika b. Usia pohon kopi yang telah lebih dari 10 tahun c. Penyerbukan putik bunga yang belum optimal d. Adanya ketidakseimbangan zat sehingga munculah malnutrisi

Berapa kadar kafein Kopi Sidikalang

kadar kafein mencapai 70-80 %.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *