Kuliner Khas Surabaya - Kuliner Khas Surabaya yang Wajib Kamu Coba di 2021- Candi
Bagikan Artikel Ini:

Kuliner khas Surabaya sangat beragam ada rujak cingur, sate karak, krawu, soto lamongan, dan masih banyak lagi, semuanya enak dan wajib kamu coba di 2021 ini.

Saat berlibur, selain mencari tempat yang seru pastinya mencoba berbagai kuliner andalan setempat, setuju? Apalagi kalau berkunjung ke Kota Pahlawan, ada banyak sekali makanan yang bisa dicoba. Misalnya, ada rujak cingur, rawon, soto lamongan dan masih banyak lagi kuliner khas Surabaya yang enak punya. 

Meskipun, beberapa kuliner mungkin bisa kalian temukan di tempat lain, di daerah asalnya langsung pasti lebih mantap. Belum lagi, kalian bisa mencari dimana tempat legendaris yang sudah turun-temurun menyediakan kuliner itu. 

Jadi, buat kalian yang akan atau sedang berlibur ke Surabaya, jangan sampai melewatkan kulinernya, ya? Untuk permulaan, berbagai kuliner khas yang masih eksis di 2021 ini, wajib kalian coba kalau tidak mau menyesal nantinya. 

1. Lontong Balap Surabaya, Perpaduan Gurih dan Segarnya Tiada Dua

Panas-panas paling enak makan sesuatu yang menyegarkan bukan? Oleh karena itu, makanan enak satu ini rasanya yang paling pas. 

Kuliner Khas Surabaya, Rujak Cingur, Makanan Favorit, Makanan Enak - Candi
Sumber: https://id.pinterest.com/pin/504543964504287138/

Lontong balap sendiri, sudah ada dari awal 1900-an, tepatnya pada tahun 1913. Saat itu, penjual masih berjualan dengan memikul dagangan sambil berkeliling. Pikulan yang berat membuat mereka berjalan dengan cepat seperti balapan, oleh karena itulah namanya lontong balap. 

Satu porsinya berisi kuah petis segar, lentho, kecambah, tahu, bawang goreng, dan yang paling penting, lontong. Harga satu kurang lebih antara Rp12.000-Rp17.000, terjangkau bukan?

Di Surabaya sendiri masih ada cukup banyak tempat makan lontong balap legendaris yang masih bertahan. Apabila kalian penasaran ingin kesana, silahkan coba tempat makan lontong balap berikut ini :

  • Cak No
  • Pak Gendut Asli
  • Patua (Mbah Ato)
  • Cak Brengos
  • Rajawali

Warga Surabaya pasti sudah tahu tempat makan khas Surabaya di atas, jadi kalian tidak akan kesulitan menemukannya. 

2. Soto Lamongan, yang Gurih, Gurih, dan Gurih

Siapa yang bisa menolak gurih dan sedapnya soto lamongan? Salah satu makanan favorit khas warga Jawa Timur ini dari tampilannya saja memang sudah menggiurkan. 

Kuliner Khas Surabaya, Rujak Cingur, Makanan Favorit, Makanan Enak - Candi
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/114912227981724087/

Melihat dari bahan-bahannya, soto lamongan sangat komplit. Ada suwiran ayam, suun, tomat, telur, dan kembang kol. Oh ya, satu lagi bahan yang penting dan menjadi ciri khas soto lamongan, yaitu koya gurih dengan rasa udangnya. 

Untuk satu porsi soto lamongan harganya sekitar Rp20 ribuan, bisa lebih murah atau sedikit lebih mahal tergantung isi. 

Bagi yang mau mencobanya kalian bisa mengunjungi beberapa tempat soto lamongan legendaris berikut :

  • Cak Har
  • Pak Djayus
  • Cak Mu’in 

3. Rawon, si Kuah Hitam yang Enak Punya

Rawon khas dengan kuahnya yang berwarna hitam pekat dari rempah kluwek. Rasanya sendiri manis, gurih, dan legit yang pasti bikin nagih, apalagi ditambah bahan utamanya daging. 

Kuliner Khas Surabaya, Rujak Cingur, Makanan Favorit, Makanan Enak - Candi
Sumber: https://id.pinterest.com/pin/718676053017089443/

Konon katanya, kuliner khas Surabaya rawon sudah ada sejak 1.000 tahun yang lalu loh. Fakta ini berdasarkan tulisan yang berada pada Prasasti Taji. Pada prasasti tersebut rawon disebut dengan nama rarawwan. 

Dalam semangkuk rawon, selain daging ada juga kecampah, empal, kerupuk udang, dan bawang goreng. Mengenai harga cukup bervariasi, satu porsinya antara Rp35.000-Rp100.000 tergantung isian daging. 

Kedai rawon legendaris yang bisa kalian coba bila ingin rasa otentik dari puluhan tahun lalu diantaranya :

  • Nguling
  • Pak Pangat
  • Gajah Mada
  • Ibu Soepinah

Tempat-tempat di atas sudah sangat terkenal, ya. Jadi, kalian tinggal memasukanya saja di Google maps, pasti ketemu. 

4. Sate Lisidu, Unik dan Berbeda

Saat kalian membayangkan sate, kira-kira bentuknya seperti apa? Apakah terdiri dari beberapa potongan daging kecil yang ditusuk? Rasanya, sebagian besar membayangkan sate seperti ini, ya?

Akan tetapi, sate lisidu berbeda dan unik, sate hanya terdiri dari satu potong daging pipih memanjang. Jika sulit membayangkannya, bentuk sate lisidu hampir mirip sosis panjang yang langsung ditusuk, bedanya lisidu lebih pipih.

Citarasanya sate lisidu sendiri lebih gurih dan manis karena sebelum pembakaran, ada proses perebusan daging ayam. Pada proses perebusan, bumbu meresap, sehingga saat pembakaran sate jadi lebih gurih dan empuk. 

Satu porsi sate lisidu lengkap dengan sambal cabai, kacang, dan irisan bawang merah mentah, harganya sekitar Rp25.000. 

Bagi kalian yang ingin mencicipi sate lisidu, bisa datang langsung ke kawasan Wonokromo, Surabaya. 

5. Pecel Semanggi, Kuliner Tradisional yang Mulai Sulit Dicari

Pecel semanggi berbeda dengan pecel lain pada umumnya. Letak perbedaan yang paling ketara adalah pada bumbu dan juga sayuran-sayurannya. 

Pada pecel semanggi bumbu kacang tidak sekedar kacang, ada ketela rambat, dan juga petis serta gula merah. Sedangkan, untuk sayurannya tentu dari daun semanggi. 

Asal mula penggunaan daun semanggi ini karena pada daerah asalnya di Benowo, terdapat banyak daun semanggi. Kemudian masyarakat memanfaatkannya menjadi pecel. 

Setiap porsi pecel semanggi pasti ada tambahan kerupuk dari bahan utama beras. Harganya sangat terjangkau, yaitu Rp7.000-Rp15.000, tergantung kalian membeli lauk lain atau tidak. 

Termasuk kuliner khas Surabaya murah, ya? Sayangnya, sekarang cukup sulit menemukan penjual pecel semanggi. Jika kalian ingin mencobanya, silahkan mencari di sekitar Taman Bungkul, ya. 

6. Nasi Krawu, Nikmati Perpaduan Nasi, Serundeng + Daging

Satu piring nasi krawu untuk sarapan pagi bukan saja nikmat tapi juga bergizi. Asal nasi krawu bermula di daerah Gresik, yang kemudian menyebar ke seantero Jawa Timur. Awal mula namanya itu karena penjual yang mengambil nasi dengan tangan atau krawuk. 

Nasi krawu sendiri terdiri dari satu porsi nasi dengan lauk potongan daging, serundeng, dan sambal terasi. Untuk serundeng, ada dua tipe serundeng, yaitu yang gurih dan juga pedas. Biasanya, penjual nasi krawu juga menyediakan berbagai lauk lain, seperti sate telur, telur bacem, tahu, dan lain-lain. 

Apabila kalian ingin menyantap nasi krawu, tidak akan susah menemukannya terutama di Gresik. Satu porsi nasi krawu harganya bervariasi tergantung lauk yang kalian pilih, umumnya antara Rp10.000-Rp25.000. 

7. Rujak Cingur Alias Rujak Moncong Sapi

Rujak cingur memiliki tekstur dan rasa yang berbeda dari rujak lain pada umumnya. Rasanya pedas, gurih, dan asam, sedangkan teksturnya selain renyah dari buah, kalian juga bisa merasakan kenyalnya cingur. 

Bahan utama cingur, sudah tentu moncong sapi rebus dengan bumbu kacang, dan petis. Umumnya pada satu porsi rujak cingur juga ada pelengkap lain, yaitu mangga muda, nanas, tauge, timun, tahu, dan kangkung. 

Kabarnya, awal mula rujak cingur ini berasal dari Mesir loh. Resep awal rujak cingur tidak memakai moncong sapi, melainkan unta. Akan tetapi, karena bahan tersebut sulit, maka kemudian berganti jadi moncong sapi. 

Umumnya, satu porsi rujak cingur harganya antara Rp15.000-Rp35.000. Perbedaan harga biasanya terjadi karena porsi rujak cingur dan komposisi cingur di dalamnya. 

Untuk kalian yang ingin mencoba, beberapa tempat legendaris berikut bisa jadi pilihan :

  • Achmad Jais
  • Joko Dolog
  • Cak No

Saat berkunjung, pastikan hindari jam makan siang, supaya kalian tidak perlu mengantri lama, oke?

8. Lontong Kupang, Makanan Tradisional dengan Banyak Kerang Kecil

Buat kalian yang belum pernah melihat tampilan lontong kupang, mungkin akan sedikit terkejut. Pasalnya, makanan tradisional khas Surabaya ini sekilas rupanya agak kurang menggiurkan. 

Lumayan mirip lontong kuah dengan setumpuk kerang-kerang kecil (⅓ ukuran kuaci) abu-abu di atasnya. Bagi yang tidak tahu itu apa mungkin jadi tidak berselera. 

Akan tetapi, itu cuma tampilan ya? Rasa lontong kupang sendiri gurih, pedas, manis, asam dengan tekstur kuah yang kental. Kupang yang seperti menggunung pada mangkuk sendiri, teksturnya kenyal. 

Sekali coba, kalian pasti ketagihan karena makanan ini memang senak itu, walaupun terlihat kurang dan sederhana. Satu porsinya seharga Rp15.000 berisi lontong, lentho, dan kupang. Terkadang, ada juga sate kerang sebagai teman dan juga sambal cabe.

Rekomendasi tempat lontong kupang yang enak sebenarnya ada banyak tempat, tapi kalian bisa mulai dari sini :

  • Cak Slamet
  • Pak Misari
  • Artomoro
  • H. Woko

Rata-rata tempat makan lontong kupang buka sebelum jam makan siang dan tutup malam sekitar jam 9, ya. 

9. Tahu Tek, Kuliner Legendaris Sederhana yang Tetap Menjadi Favorit

Tahu Tek jika dari nama mungkin asing bagi sebagian orang, akan tetapi kalau sudah melihatnya mungkin tidak. Sekilas, tahu tek mirip dengan lontong campur, tahu campur, dan makanan dengan nama sejenis lainnya. 

Kuliner Khas Surabaya, Rujak Cingur, Makanan Favorit, Makanan Enak - Candi
Sumber: https://id.pinterest.com/pin/304555993555542503/

Dari bahan-bahan, kuliner legendaris yang suda ada sejak awal 1900-an ini juga tidak terlalu berbeda. Ada kentang, telur, tahu, kecambah, kerupuk, bawang goreng, dan kerupuk. Satu hal yang membuat kuliner legendari ini spesial adalah racikan bumbu kacang petis yang gurih dan pedas. 

Bagi kalian yang ingin mencicipi tahu tek, akan sangat mudah menemukannya. Hampir di semua sudut keramaian, seperti pasar pasti ada penjual tahu tek, tidak seperti dulu yang cukup susah. Pada jaman dulu, penjual tahu tek berkeliling dengan gerobak, jadi kalau mau beli harus tunggu waktu yang pas. 

Satu porsi tahu tek harganya murah loh, antara RP7.000-Rp10.000. Harga yang masih murah ini mungkin juga salah satu alasan kenapa tahu tek masih bertahan dan menjadi favorit. 

Apabila kalian ingin mencicipi citarasa otentik yang sudah bertahan puluhan tahun, beberapa tempat ini bisa kalian coba :

  • 120 Cak Kartolo
  • Sidho Moro
  • Pak H. Ali

Tempat-tempat di atas, biasanya sangat ramai pada jam makan siang. Jadi, kalau mau mencobanya, pastikan datang setelah jam makan siang saja, ya?

10. Sate Karak, Sate Jeroan Sapi yang Mulai Langka

Suka jeroan terutama jeroan sapi? Wah, berarti kuliner satu ini wajib kalian coba ketika berkunjung ke Surabaya. Pasalnya, di Surabaya sendiri, sate karak juga sudah mulai langka atau sulit mencarinya. 

Dalam satu porsi sate, umumnya ada 5 tusuk sate karak, nasi ketan hitam, dan taburan bumbu dari parutan kelapa. Makanan yang pernah populer pada kisaran 1960-an ini cukup murah loh. Satu porsi lengkap cuma Rp15.000 saja, murah bukan?

Pokoknya pecinta jeroan sapi, wajib merasakan sendiri bertapa gurihnya kuliner sate karak. Jika kalian tertarik, silahkan langsung datang ke daerah Ampel saja, ya. Hal ini karena hanya di Ampel sate karak lebih mudah ditemukan. 

Makanan khas Surabaya di atas, cinta rasanya sudah tidak usah kalian ragukan lagi. Mampu bertahan selama berpuluh-puluh tahun sudah bisa menjadi bukti bahwa makanan di atas begitu disukai bukan?

Jadi, kalau berlibur ke Surabaya wajib hukumnya mencoba berbagai kuliner khas Surabaya di atas, ya! Tidak perlu langsung semua kok, coba saja dulu yang membuat kalian penasaran atau jarang ada. Contohnya, seperti sate karak, lontong kupang, atau pecel semanggi. 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *