Kebiasaan Orang Indonesia yang Dianggap Aneh oleh Orang Asing Ternyata Ini
Kebiasaan orang Indonesia yang dianggap aneh oleh orang asing ternyata berkaitan dengan cara makan, berkomunikasi, bersosialisasi, hingga etika sehari-hari.
Bagi masyarakat Indonesia, sejumlah kebiasaan sehari-hari mungkin terasa biasa saja. Bertanya "sudah makan?", makan dengan tangan, melepas sepatu sebelum masuk rumah, sampai memberikan sesuatu dengan tangan kanan merupakan hal yang dilakukan tanpa banyak dipikirkan.
Namun, ketika kebiasaan tersebut dilihat dari sudut pandang orang yang berasal dari budaya dan adat istiadat berbeda, situasinya bisa menjadi lain.
Beberapa kebiasaan bahkan dapat menimbulkan rasa heran atau culture shock bagi orang asing yang baru pertama kali tinggal atau berkunjung ke Indonesia.
Makanya ada sejumlah kebiasaan orang Indonesia yang dianggap aneh oleh orang asing dan menjadi perhatian. Dihimpun dari berbagai sumber berikut rinciannya.
Bertanya "Sudah Makan?" Bukan Sekadar Soal Makanan
Salah satu contoh yang cukup khas adalah pertanyaan "sudah makan?". Kalimat tersebut bisa muncul ketika bertemu teman, keluarga, tetangga, bahkan rekan kerja.
Bagi orang Indonesia, pertanyaan itu tidak selalu berarti seseorang benar-benar ingin mengetahui menu yang baru dimakan. Dalam banyak situasi, "sudah makan?" dapat menjadi cara membuka percakapan sekaligus menunjukkan perhatian.
Pengalaman seorang pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing asal Irlandia juga menunjukkan perbedaan dalam menilai kebiasaaan tersebut.
Di Irlandia, percakapan ringan lebih sering dibuka dengan topik seperti cuaca atau orang yang sama-sama dikenal. Di Indonesia, pertanyaan tentang makan justru dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kedekatan.
Ada juga yang mencatat bahwa pertanyaan tersebut memiliki fungsi sosial, mulai dari menunjukkan perhatian hingga mencairkan suasana.
Makan dengan Tangan dan Harus Ada Nasi
Kebiasaan lain yang dapat membuat orang asing terkejut adalah makan menggunakan tangan. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, cara ini lazim digunakan ketika menikmati nasi, ayam, ikan, atau makanan tertentu.
Dalam konteks budaya setempat, makan menggunakan tangan bukan berarti mengabaikan etika. Tangan kanan umumnya digunakan untuk makan dan memberikan sesuatu kepada orang lain.
Panduan kebudayaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa di Indonesia juga mencatat penggunaan tangan kanan dalam berbagai aktivitas sosial tersebut.
Nasi juga memiliki posisi penting dalam pola makan masyarakat Indonesia. Kajian mengenai budaya pangan Indonesia menyebut nasi sebagai makanan pokok yang sangat sentral, meskipun beberapa daerah memiliki sumber karbohidrat utama yang berbeda.
Sambal dan berbagai lauk juga sering hadir sebagai bagian dari satu hidangan. Karena itu, kebiasaan makan nasi hampir setiap hari bisa terasa berbeda bagi orang asing yang terbiasa menjadikan roti, kentang atau pasta sebagai makanan pokok.
Duduk di Lantai hingga Makan Bersama
Bagi sebagian masyarakat Indonesia, duduk di lantai ketika makan atau berkumpul bukan sesuatu yang luar biasa. Konsep lesehan bahkan menjadi bagian dari pengalaman makan di sejumlah daerah.
Dari perspektif orang yang terbiasa makan di meja dengan kursi, situasi tersebut mungkin terlihat tidak biasa. Padahal, duduk lesehan dapat menciptakan suasana yang lebih santai dan membuat orang merasa lebih dekat ketika berkumpul.
Kebiasaan orang Indonesia yang dianggap aneh oleh orang asing semacam ini menunjukkan bahwa aktivitas makan di Indonesia tidak selalu hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga dengan interaksi sosial.
Melepas Sepatu Sebelum Masuk Rumah
Deretan sepatu atau sandal di depan pintu rumah juga bisa menjadi pemandangan yang menarik bagi pendatang asing. Makanya kebiasaan ini dianggap aneh.
Melepas alas kaki sebelum memasuki rumah telah menjadi kebiasaan di banyak keluarga Indonesia. Selain berkaitan dengan kebersihan, tindakan tersebut juga dapat menjadi bagian dari etika ketika berkunjung ke rumah orang lain.
Praktik serupa sebenarnya tidak hanya ditemukan di Indonesia. Namun, bagi orang yang berasal dari lingkungan yang terbiasa menggunakan sepatu di dalam rumah, aturan tidak tertulis tersebut tetap dapat terasa berbeda.
Memberi Barang dengan Tangan Kanan
Hal sederhana seperti menyerahkan uang, makanan, hadiah atau barang juga memiliki aturan kesopanan dalam budaya Indonesia.
Dijelaskan bahwa tangan kanan biasanya digunakan untuk makan, memberikan atau menerima benda, serta berjabat tangan. Karena itu, menggunakan tangan kanan ketika berinteraksi dapat menjadi bentuk penghormatan dalam konteks sosial Indonesia.
Bagi masyarakat lokal, kebiasaan ini mungkin dilakukan secara otomatis. Namun bagi orang asing, aturan yang tidak selalu dijelaskan secara langsung tersebut dapat menjadi salah satu hal yang perlu dipelajari ketika beradaptasi.
Kebiasaan yang Terlihat Aneh Sebenarnya Punya Konteks
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa istilah "aneh" sangat bergantung pada sudut pandang budaya. Apa yang terasa normal di Indonesia belum tentu memiliki makna yang sama di negara lain.
Indonesia sendiri memiliki keragaman budaya yang sangat besar. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen menekankan bahwa pemahaman budaya menjadi bagian penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing karena bahasa dan perilaku masyarakat tidak bisa sepenuhnya dipisahkan dari konteks budayanya.
Karena itu, kebiasaan orang Indonesia yang dianggap aneh oleh orang asing ternyata sebenarnya lebih tepat dipahami sebagai perbedaan cara hidup dan cara berinteraksi.
Bagi orang Indonesia, bertanya "sudah makan?", menyodorkan sesuatu dengan tangan kanan atau makan bersama dalam suasana lesehan merupakan bagian dari keseharian.
Bagi orang asing, kebiasaan tersebut justru bisa menjadi pengalaman baru yang membantu mereka memahami karakter kehidupan sosial di Indonesia. (Dila Nashear)